Berita

Kenali Kehamilan Lewat Waktu

Selasa, 19 Mei 2015 - 13:53:53 WIB0
RSIA Cahaya Bunda

Oleh: dr. Noviani Riandatari, SpOG

(Dokter Spesialis Kandungan & Kebidanan RSIA Cahaya Bunda)

 

Definisi Kehamilan Lewat Waktu berdasarkan literatur adalah kehamilan yang sudah melewati 42 minggu. Insidensi kehamilan lewat waktu berkisar 4-16% dari seluruh kehamilan. Penyebab terbanyak berhubungan dengan kesalahan dalam mengingat hari pertama haid terakhir (HPHT). Selain itu, hal ini dapat pula disebabkan oleh karena siklus menstrusi yang tidak teratur atau karena siklus yang panjang (> 28 hari). Faktor risiko lain pada kehamilan lewat waktu adalah kehamilan pertama, riwayat lewat waktu pada kehamilan sebelumnya, dan faktor genetik. Saat ini, cara terbaik menentukan usia kehamilan adalah dengan ultrasonografi pada usia hamil muda (

Beberapa penelitian terkini menunjukkan bahwa meneruskan kehamilan melewati taksiran persalinan (TP) berisiko pada janin dan ibu. Angka kematian perinatal (janin atau bayi baru lahir), meningkat 2x lipat pada 42 minggu dibanding 40 minggu, 4x lipat pada 43 mg, dan 4-7xlipat pada 44 mg. Sedangkan risiko pada ibu antara lain persalinan lebih sulit, risiko cedera perineum berat terkait dgn bayi besar, risiko persalinan dibantu alat, dan risiko persalinan dengan operasi. Selain itu pada masa nifas risiko infeksi, perdarahan, dan tromboemboli lebih tinggi pada kehamilan lewat waktu.  

Bagaimana menangani kondisi ini? Sebaiknya setiap ibu hamil yang memiliki faktor risiko diatas, datang untuk berkonsultasi dengan dokternya, karena setiap individu seringkali memiliki respon yang berbeda, sehingga penanganannya tidak dapat dipukul rata.

Namun ada baiknya dipahami bahwa terdapat beberapa pilihan yang mungkin akan diambil dokter dalam menangani kasus anda. Pilihan pertama adalah melakukan induksi persalinan pada usia 40-41 minggu, atas dasar risiko yang jelas lebih tinggi pada ibu dan atau atas pertimbangan janin sudah matang dan bisa hidup di luar rahim.

Pilihan kedua adalah menunggu sampai terjadi tanda persalinan spontan, dengan pemeriksaan jantung janin dan USG tiap 3 hari sekali untuk memantau kondisi janin. Jika sewaktu-waktu kondisi janin menurun baru dilakukan induksi.

Adakah cara untuk mencegah kehamilan lewat waktu? Beberapa kegiatan dibawah ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kehamilan lewat waktu, yaitu pola hidup sehat, olahraga (senam hamil), dan melakukan hubungan suami istri setelah kehamilan lebih dari 38 minggu.

.


Copyrights ©2018: Tim CDA (Mindset Technology) - Rumah Sakit Ibu dan Anak Cahaya Bunda